PANDUANRAKYAT, BUTON- Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra SH menemui aksi demontrasi Desa Wabula 1 yang melakukan aksi di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buton, Selasa, 8 April 2025.
Masa yang terdiri puluhan emak – emak dari Desa Wabula 1 tersebut yang menyampaikan aspirasi yang tentang Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di desanya dilanjutkan.

Bupati yang melintas di ruas jalan Kantor Badan Pertanahan pun menyempatkan diri untuk menemui masa demontrasi. Kedatangan Bupati Buton disambut baik dan meminta agar Bupati Buton membantu warga Desa Wabula 1 untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini terjadi di Desanya sehingga ratusan warga yang memiliki bidang tanah di Desa Wabula 1 untuk memiliki sertifikat.
“Saya minta agar warga tetap tenang dan pemerintah akan akan membantu warga Desa Wabula 1 untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi saat ini. Masalah ini akan kita selesaikan secara kekeluargaan, Saya akan coba melerai ini,” ujar Bupati Buton ketika menemui massa.

Saat Bupati mempertanyakan Apakah semua warga yang hadir melakukan unjuk rasa di Kantor Pertanahan mau mengikuti program PTSL, warga yang kebanyakan emak – emak serentak menjawab ” mau!”
Warga ingin mengikuti PTSL agar tanah yang di tempatnya saat ini memperoleh sertipikat untuk mendapatkan kepastian hukum.
“Aspirasi dari masyarakat ini spiritnya bagus. Saya akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Saya harap Ina – Ina yang datang tenang-tenang saja dulu. Apa lagi baru selesai lebaran dan Kepala Kantor Pertanahan masih melakukan silaturahim bersama Kakanwil di provinsi. Tolong jangan anarkis Tenang saja, saya sudah di sini,” kata Bupati lagi.

Menurut Bupati Alvin masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum atas bidang tanah yang dimilikinya. Apalagi sudah mayoritas masyarakat yang menginginkan agar dibuatkan sertifikat.
“Saya sudah disampaikan oleh Kepala Pertanahan jika Kuota PTSL masih ada sebanyak 40 bidang,” lanjut Bupati.
Politisi Nasdem ini menegaskan Pemerintah daerah terus mensuport dan mendukung program Asta cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Apalagi PTSL ini program dari Presiden.
Untuk mitu, Bupati memastikan akan mengatur waktu dengan kepala Pertanahan dan jajaran serta warga untuk mengetahui detail pelaksanaan program PTSL dan menyelesaikan masalah ini.

Ketua KNPI Sultra ini menyampaikan jika segala sesuatu yang berkaitan dengan kepastian hukum itu harus hati-hati dilakukan. (*)

