BAUBAU, PANDUANRAKYAT.COM – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memulai program Baubau Menanam pada Sabtu, 24 Mei 2025 besok sebagai salah satu program pencapaian 100 hari kerja Wali Kota, Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dipertan Baubau, Asva Rinny mengungkapkan program Baubau menanam dilaksanakan dengan tujuan agar dapat menekan laju inflasi dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan potensial di daerah itu.
Ia menyebut, komoditas yang ditanam antara lain cabai rawit, cabai keriting, tomat, dan bawang merah karena komoditas tersebut merupakan faktor pemicu inflasi selama ini.
Rinny berharap melalui program tersebut, empat komiditi pemicu inflasi dapat meminimalisir m
pemenuhi kebutuhan akan cabai, bawang merah dan tomat di Kota Baubau.
“Total luas lahan yang akan ditanami mencapai 10 hektare, tersebar di beberapa kecamatan seperti Bungi, Lea-Lea, Sorawolio, Betoambari, dan Waborobo. Pemerintah juga telah menetapkan lokasi dan petani penerima bantuan melalui surat keputusan (SK),” ungkap Asva Rinny ditulis Jum’at, 23 Mei 2025.
Ia mengatakan petani juga akan diberi bantuan berupa bibit dan pupuk dasar jenis NPK dan KCL yang bersumber dari APBD Kota Baubau. Selain itu, pihaknya juga akan merangkaikan gerakan Baubau menanam dengan pengumuman pemenang lomba Kedai yang digelar oleh PKK Kota bersama Dipertan Baubau. Pusat kegiatan akan berlangsung di Kelurahan Kaisabu, tepatnya di kelompok tani Kaisabu Baru.
“Program ini diharapkan bisa menjadi langkah awal membangun kemandirian pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah tantangan inflasi,” katanya.
Reporter : Ardilan

