Panduanrakyat
Baubau

Program Unggulan BNNK Baubau di 2024 Melebih Target

BAUBAU, PANDUANRAKYAT.COM – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis sejumlah capaian kinerja selama tahun 2024. Salah satu program unggulannya yakni layanan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika (SKHPN) berhasil melebihi target.

Kepala BNNK Baubau, Alamsyah menyebut, dari target 1.000 orang pihaknya merealisasikan 1.266 orang untuk layanan SKHPN dengan total menyumbang ke negara sebesar Rp 367 juta lebih. Sebab, layana SKHPN merupakan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Selain itu, capaian lainnya adalah melaksanakan kegiatan penyegaran pelaporan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) bagi 15 instansi di Kota Baubau.

“Kita juga telah melaksanakan kegiatan desa/kelurahan bebas narkoba (Bersinar) di kelurahan tomba dan kelurahan tanganapada. Berdasarkan surat deputi pencegahan BNN RI, nilai untuk intervensi ketahanan keluarga anti narkoba sangat tinggi mencapai 94,196,” ungkap Alamsyah, Jum’at 27 Desember 2024.

Alamsyah menerangkan pihaknya juga melaksanakan pelatihan remaja teman sebaya dengan target 10 anak di enam sekolah mendapatkan nilai yang tinggi yaitu 53,23. BNNK Baubau juga gencar melakukan sosialisasi melalui baliho, spanduk, roll banner serta kampanye gerakan anti narkoba melalui siaran radio.

“Kita juga melaksanakan deteksi dini melalui tes urine sebanyak 929 orang dan hasilnya dinyatakan negatif. Indeks kemandirian partisipasi (IKM) kami juga rata-rata nilainya 3,91 (Mandiri),” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya juga telah melakukan layanan rehabilitasi jalan kepada pemakai narkotika jenis sabu sebanyak 25 orang. Membentuk dua unit intervensi berbasis masyarakat (IBM) di kelurahan kadolomoko dan kadolokatapi. Memberikan pula layanan pasca rehabilitasi atau lanjutan sebanyak 15 orang serta memberikan layanan assesment terpadu kepada lima tersangka pemakai sabu yang hasilnya kemudian lima tersangka dimaksud direkomendasikan untuk rehabilitasi rawat jalan.

Reporter : Ardilan