PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Pencarian La Kaeda (65), Warga Desa Waha Koroe yang hilang saat melaut disekitar Perairan Desa Longa, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, akhirnya membuahkan hasil di hari kedua, Kamis (18/1/2024).
Korban ditemukan oleh Nelayan Desa Patuno dalam keadaan meninggal dunia diperairan Desa longa sekitar 2 NM Arah timur Tenggara dari lokasi terakhir diketahui.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan dengan ditemukannya korban tersebut, Ops SAR terhadap satu buah longboat orang yang belum kembali dari melaut disekitar perairan Desa Longa Kabupaten Wakatobi dinyatakan selesai dan ditutup.
“Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka dan diserahterimakan kepada pihak keluarga,” Ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/1/2024).
Diberitakan sebelumnya, Seorang nelayan bernama La Kaeda (65), asal Desa Waha Koroe, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi dilaporkan hilang disekitar perairan Desa Longa Wakatobi, Rabu (17/1/2024).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan pada pukul 07.10 Wita, Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Anak Korban, Lampane yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap 1 buah longboat POB satu orang yang belum kembali dari melaut disekitar perairan Desa Longa
“Berdasarkan laporan tersebut diatas, pada pukul 07.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB. Jarak tempuh LKP dari Demaga RIB sekitar 10,5 NM, ” Ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/1/2024).
Lanjut, ia menjelaskan saat diturunkan, pada pukul 08.05 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di lokasi terakhir diketahui dan menuju ke lokasi penemuan longboat milik korban di Perairan Matahora sekitar 3 NM arah utara dari Tanjung pantai Desa Matahora.
Setelah berkoordinasi dengan nelayan setempat, Tim melanjutkan Pencarian menuju arah timur Kampung Sousu menyisir hingga perairan Desa liya.
Hingga memasuki pukul 17.20 Wita Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil Nihil, Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 07.00 Wita
Lanjut, ia menjelaskan kronologis peristiwa itu bermula pada 16 Januari 2024 pukul 06.30 Wita Korban bersama anaknya keluar melaut dengan menggunakan dua longboat untuk mencari ikan disekitar Perairan Desa Longa.
“Pada pukul 11.00 Wita anak korban dengan menggunakan 1 longboat kembali ke darat dan meninggalkan bapaknya yang masih melakukan aktifitas memancing disekitar rumpon tempat mereka biasa memancing hingga pukul 19.30 Wita korban belum juga kembali dimana kebiasaan korban kembali dari melaut pada pukul 18.00 Wita sehingga anak korban berupaya untuk menghubungi telepon genggam milik korban namun telepon genggam korban sudah tidak aktif,” jelasnya.
Lanjut, ia menjelaskan pada pukul 19.45 Wita anak korban memutuskan untuk pergi ke lokasi tempat mereka memancing dan korban tidak diketemukan, telah dilakukan upaya pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima.
“Informasi dari pelapor, korban memiliki riwayat penyakit di lambung dan sesak nafas yang biasa kambuh. Korban pada saat melaut menggunakan celana panjang dan baju berwarna biru.Ciri-ciri longboat korban berwarna kombinasi abu-abu dan kuning,” Tandasnya (Gus)

