PANDUANRAKYAT, BUTON- Penjabat (Pj) Bupati Buton, Drs. Basiran, MSi menghadiri upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 tahun 2023 di Alun-alun Takawa, Pasarwajo, yang di adakan Kepolisian Resor (Polres) Buton, Sabtu, 01 Juli 2023
Kapolres Buton, AKBP Rudy Silaen.,SH.,S.I.K.,MI Kom bertindak selaku Inspektur upacara dan Perwira Upacara oleh Kompol M. Mansur, Komandan Upacara, Ipda Herdiansyah P., S.Sos, Pengucap Tribrata, Bripda Andrio Damsul dan Bripda Komang Yudiana dan Pembaca Doa, Ipda Bakhtiar, S.Hi.

Upacara peringatan hari Bhayangkara Ke-77 tahun 2023 yang bertemakan Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju, diikuti unsur Polri, TNI, Satpol-PP/Damkar dan ASN Lingkup Pemkab Buton.
Turut hadir dalam Upacara tersebut Pj.Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman S.KM.,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, Pimpinan atau yang mewakili Forkopimda Kabupaten Buton, Para Asisten & Kepala OPD lingkup Pemkab Buton, Danramil 1413-02/Pasarwajo, Kapten Arm.La Bondo (Mewakili Dandim 1413/Buton), Danramil 1413-03/Kapuntori, Lettu Kav. Rano
Dan Danramil 1413-13/Lasalimu, Kapten Inf. Arsad.
Dalam amanatnya, Kapolres Buton membacakan amanat Presiden Joko Widodo, meminta seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia agar wajib menegakkan hukum dan keadilan, wajib melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

“Karena setiap saat gerak-gerik Polri diawasi rakyat. Hati-hati bisa direkam dan disebarluaskan. Setiap saat kepercayaan terhadap Polri akan selalu diuji dan disurvey seberapa tinggi tingkat kepercayaan rakyat,” ujar Presiden.
Kata dia Presiden mengaku senang ada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang di awal tahun 2023 sekitar 60%, saat ini sudah naik menjadi di atas 70%.
“Tantangan yang dihadapi Polri semakin berat dan masalah kamtibmas harus dikawal ketat. Apalagi kita sudah masuk tahapan Pemilu, pencegahan harus diutamakan dan kita harus mengawal program prioritas nasional. Termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara,” jelas Joko Widodo.

Diakhir sambutannya Presiden mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara dan selamat mengabdi kepada rakyat, bangsa dan negara.
HUT Bayangkara ke-77 Tingkat Kabupaten Buton juga dimeriahkan dengan tampilanTari Ponare. Tarian Ponare menggambarkan aktivitas mempertahankan daerah dari gempuran musuh dengan menggunakan peralatan perang berupa tombak dan perisai, tari ini juga diselingi antraksi pencak silat.
Tari Ponare mengandung makna bahwa para pemuda yang gagah berani, tanggung jawab, sportivitas, pekerja keras dan berani membela kebenaran.

Setelah Upacara selesai dilanjutkan dengan acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-77 di Aula Kantor Bupati Buton di Takawa. (*)

