PANDUANRAKYAT, BUTON- Pemerintah Kabupaten Buton mendapat 735 formasi untuk rekrutmen calon aparatur sipil negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini.
Penjabat Bupati Buton, Drs Basiran M.Si menjelaskan usulan kebutuhan ASN tahun 2023 sebanyak 750 orang.
Dari jumlah itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB) menyetujui 735 orang.
Dia menjelaskan, sebanyak 735 formasi itu dibagi menjadi tiga. Diantaranya 283 formasi P3K khusus untuk guru serta 370 formasi P3K tenaga kesehatan dan 82 formasi P3K untuk tenaga teknis.
“Alhamdulillah dari Usulan FORMASI Kebutuhan pegawai ASN Tahun Anggaran 2023 Kab Buton sebanyak 750 orang P3K yang disetujui dan ditetapkan oleh Menpan Tambahan Lembaran Negara RB sebanyak 735 orang. Dengan rincian 283 Tenaga Guru, 370 Tenaga Kesehatan dan 82 orang Tenaga Teknis. Semoga menjadi berkah untuk pencari kerja sebagai ASN di Kabupaten Buton,” tulis Basiran.
Dikutip dari Kompas.com, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas memastikan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau CPNS dibuka pada September tahun ini.
Rekrutmen CPNS 2023 dibuka untuk 1.030.751 formasi, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Saat ini, kata Azwar Anas, pemerintah tengah menyiapkan tahap-tahap penyelenggaraan seleksi, baik untuk rekrutmen CPNS maupun PPPK.
“September 2023 ini mulai, kan kita tetapkan dulu formasinya,” jelas Anas, di akun Instagram
@azwaranas.a3, Rabu (14/6/2023).
Detail penetapan jumlah kebutuhan atau formasi setiap kementerian/ lembaga/ daerag (K/L/D) masih dalam proses finalisasi sejalan dengan proses validasi dari usulan yang disampaikan masing-masing instansi.
Rincian Formasi CPNS 2023
Sebelumnya, Anas menjabarkan total kebutuhan nasional ASN 2023 sebanyak 1.030.751 orang. Rinciannya terdiri dari 15.858 CPNS dosen, 18.595 tenaga teknis lain, 6.472 PPPK dosen, 12.000 PPPK tenaga guru, 12.719 PPPK tenaga kesehatan, dan 15.205 PPPK tenaga teknis lain.
Kemudian untuk tenaga daerah terdapat 580.202 PPPK guru, 327.542 PPPK tenaga kesehatan, dan 35.000 PPPK tenaga teknis lainnya, serta alokasi PNS lulusan kedinasan sebanyak 6.259 orang.
“Jadi totalnya 1.030.751. Ini sementara kita koordinasi di luar instansi yang tidak usulkan, tapi kami mau kaji lagi,” ujarnya. (Gus)

