PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Sebuah perahu nelayan yang mencari ikan di sekitar perairan Kaledupa dan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara mengalami patah AS dan Bocor.
Dua orang yang menaiki kapal tersebut, yakni Laputu (66) Warga Desa Liya Mawi dan Ladaa (64) Warga Desa Wasorou’u ditemukan selamat oleh keluarga korban di sekitaran lokasi kejadian kecelakaan pada Minggu, (26/3/2023) sekira pukul 15.00 Wita.
Plt. Kepala KPP Kendari, Rudi menjelaskan dalam pencariannya, pada pukul 17.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di Last Known Position (LKP) dan langsung melakukan penyisiran.
“Pada pukul 17.35 Wita Tim Rescue mendapat informasi dari keluarga korban bahwa pada pukul 15.00 Wita korban ditemukan diantara pulau Kaledupa dan Pulau Tomia dalam keadaan selamat oleh keluarga korban yang turut serta dalam pencarian selanjutnya korban dievakuasi dan longboat milik korban ditarik ke Desa Baju Mola Sampela Kaledupa,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/3/2023).
Untuk memastikan keberadaan korban, pada pukul 17.40 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi menuju Desa Bajo Mola Sampela dan tiba pada pukul 19.15 Wita.
“Pada pukul 19.30 wita Tim kembali ke Wanci bersama salah satu korban An. Laputu sedangkan korban An. Ladao tetap berada di Desa Bajo Mola Sampela untuk memperbaiki longboat yang mengalami patah as tersebut. Pada pukul 21.00 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di Wanci dan Korban An. Laputu diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Kata dia, dengan ditemukannya kedua korban tersebut dalam keadaan selamat, Ops SAR terhadap sebuah longboat POB 2 orang mengalami patah as dan bocor disekitar perairan antara Pulau kaledupa dan Pulau Tomia dinyatakan selesai dan ditutup.
Dijelaskan, peristiwa itu bermula Sabtu 25 Maret 2023 sekitar pukul 13.00 Wita kedua korban keluar melaut untuk mencari ikan disekitar perairan Kaledupa dan Tomia.
“Pada hari ini sekitar pukul 13.33 Wita korban menghubungi salah seorang keluarganya yang berada di wanci untuk menghubungi tim sar agar diberikan Pertolongan terkait kondisi kapal dimana mengalami patah as dan bocor,” tandasnya. (Gus)

