Panduanrakyat
Buton

BPBD Buton Latih Warga Lasembangi Jadi Relawan Penanggulangan Bencana Desa

PANDUANRAKYAT, BUTON-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton menggembleng sejumlah warga di Desa Lasembangi, Kecamatan Lasalimu untuk menjadi relawan penanggulangan bencana Desa.

Diharapkan usai digembleng, relawan itu siap melakukan penanggulangan dan sekaligus penanganan jika terjadi bencana di Desa Lasembangi. 

Pelatihan penanggulangan bencana ini dipusatkan di balai Desa Lasembangi selama 17 hari. Dimulai tanggal 22 November sampai 8 Desember 2022.

Sebagaimana diketahui, Desa Lasembangi kerap dilanda bencana banjir bila hujan dengan intensitas tinggi melanda desa itu.

Pelatihan ini menghadirkan instrukrur dari Tim SAR Baubau.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiap Siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buton, Muhamad Rizal Djalil menjelaskan pelatihan ini merupakan rangakaiaan dari kegiatan Badan penanggulangan bencana dalam kesiap siagaan.

Karena Desa Lasembangi merupakan daerah yang rawan bencana. Maka ditetapkan desa siap siaga bencana.

Lanjutnya, ia menjelaskan kegiatan ini telah dihasilkan lima draf dokumen dan dua peta evakuasi untuk di Desa Lasembangi.

“Dan untuk tahun ini kami hanya bisa lakukan satu desa tangguh bencana yaitu Desa Lasembangi kecamatan lasalimu di mana pada tahun 2019 kegiatan serupa ini di laksanakan di Desa Wolawa Baru,” jelasnya.

“Target dari BPBD itu sendiri mengusahakan seluruh desa yang ada di Kabupaten Buton ini di jadikan desa tanguh bencana terkhusus daerah pesisir karena merak yang sangat rawan bencana,” ucapnya di halaman Balai Desa Lasembangi, Kamis (9/12/2022).

Di tempat yang sama sebagai Istruktur Tim SAR Baubau, Andri Saprudin menyebutkan pelatihan ini mengajarkan bagai mana cara warga menyikapi jika sewaktu-waktu terjadi bencana di sekitarnya.

Pelatihan ini nampaknya diminati warga, Andri yang melihat ini. sangat mengaprersiasi terhadap warga yang begitu antusias mengikuti pelatihan.

“Saya sebagai instruktur hanya memberikan bagaimana cara menolong korban korban yang patah tangan, atau luka serta bagai mana cara menolong korban yang mengalami tenggelam di sungai maupun di laut” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lasembangi Sabaparta, mengucapkan banyak trima kasih terhadap pihak penyelenggara karena telah melakukan pelatihan relawan desa tangguh bencana di Desa Lasembangi.

“Dan juga saya selaku kepala desa mewakili seluruh masyarakat meminta maaf kepeda tim jika dalam kegiatan pelatihan ada kesalahan yang di sengaja mau pun tidak sengaja,” jelasnya.

“Saya berharap apa yang di dapatkan warga saya selama pelatihan penanganan bencana yang di mulai dari tanggal 22/11/2022 lalu hingga ini hari tanggal 8/12/2022 nantinya bisa di implementasikan pada saat musibah mau pun keadaan darurat di sekitatnya” ucapnya di Balai Desa Lasembangi.

Peliput: Toni Armin Syah