Panduanrakyat
Buton

Mudahkan Layanan Konsultasi, Inspektur Buton Perkenalkan Aplikasi La Sultan

PANDUANRAKYAT, BUTON-Inspektur Kabupaten Buton, Drs. Gandid Sioni Bungaya memperkenalkan aplikasi Layanan Konsultasi dan Pembinaan Pengawasan yang di singkat La Sultan guna mewujudkan Good Governance di lingkup pemerintah Kabupaten Buton.

Gandid menjelaskan tujuan aplikasi ini untuk memudahkan para organisasi perangkat daerah (OPD) atau instansi lain menyampaikan persoalan pelaksanaan kegiatan/ tugas pemerintahan maupun pengelolaan keuangan. Sehingga dapat dideteksi secara dini untuk mencegah penyalahgunaan wewenang yang merugikan negara ataupun daerah.

“Aplikasi La Sultan adalah penguatan peran APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) melalui layanan konsultasi dan pembinaan pengawasan guna mewujudkan “Good Governance”. Aplikasi ini dibuat sebagai upaya mengoptimalkan pelaksanaan fungsi layanan konsultasi dan pembinaan pengawasan pada inspektorat di luar tugas-tugas pengawasan melalui audit, reviuw, dan monitoring,” jelasnya.

Aplikasi La Sultan ini mendapat apresiasi dari Penjabat Bupati Buton, Basiran melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin.

Asnawi berharap aplikasi yang digagas sebagai proyek perubahan pendidikan dan pelatihan (diklat) PIM II Angkatan X Tahun 2022 di LAN Makassar, Sulawesi Selatan itu dapat diwujudkan dan terus dimanfaatkan secara berkesinambungan

“Alhamdulillah hari ini kita menghadiri kegiatan launching pemanfaatan teknologi digital pada dua OPD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dam stakeholder terkait. Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada dua orang ASN yang saat ini sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pim II Angkatan X Tahun 2022 di Lembaga Administrasi Negara, Makassar yang telah menggagas inovasi ini,” tutur mantan Kadis Sosial saat pengenalan Layanan Aplikasi La Sultan dan Gitar Kombena di Aula Kantor Bupati, Takawa, Pasarwajo, Kamis pagi, 29 September 2022.

“Olehnya itu kepada kepala OPD maupun pihak-pihak terkait dapat turut serta mendukung terwujudnya aplikasi sehingga fungsi pelayanan pada Dinas Perikanan dan Inspektorat dapat lebih efektif dan bermanfaat secara internal maupun eksternal,” tambahnya.

Lanjut, ia menjelaskan aplikasi itu perlu dilakukan sosialisasi di masyarakat agar diketahui secara luas dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan OPD terkait. (*)