PANDUANRAKYAT, BUTON- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menerima penghargaan terbaik ke dua kinerja pengelolaan dana desa semester II tahun 2022 lingkup Kepulauan Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penghargaan diterima Penjabat Bupati Buton, Basiran saat menghadiri FGD Progres APBN dan Indikator Pertumbuhan Ekonomi se-Kepulauan Buton di Villa Nirwana Baubau, Selasa, 14 Februari 2023.

Acara yang diinisasi oleh KPPN Baubau ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Direktorat Jendral Perbendaharaan Sultra, Kepala BPKAD se-Sultra, Kepala Pelayanan Perbendaharaan Baubau, KPA Satker Vertikal Kementerian Lembaga Kepulauan Buton, Pimpinan PT, Pimpinan Lembaga Keuangan PNM, Pegadaian, dan Kantor Pos.
Wali kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse membuka acara itu.
Dalam sambutannya, Monianse mengatakan tahun ini, pemerintah dihadapkan pada upaya stabilitas tingkat inflasi yang diprediksi fluktuatif dan diperkirakan akan kembali ke sasaran optimal.
Untuk mewujudkan stabilitas inflasi, harus membangun sinergitas yang erat. Antara lain dengan memberi subsidi energi pemerintah terutama yang berimbas pada kenaikan harga barang dan jasa, kenaikan terukur suku bunga Bank Indonesia, Koordinasi dan Kolaborasi TPID se-Kepulauan Buton dan aksi nyata pengendalian inflasi khususnya penguatan cadangan pangan lokal.

“Dengan kita cermati dinamika perekonomian tahun lalu kita optimis bahwa ekonomi wilayah Kepulauan Buton akan tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Wali Kota Baubau.
Lanjut, ia menjelaskan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kondusif pada tahun 2023 maka tetap perlu dilakukan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai antisipasi tahun 2023 akan ketidakpastian perekonomian global yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu sinergitas dan inovasi adalah kunci untuk mampu bertahan dari dampak pandemi Covid -19 dan gejolak global dan tetap optimis bahwa stabilitas perekonomian akan tetap terjaga dan proses pemulihan perekonomian terus meningkat melalui sinergi yang baik antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, akademisi, media, dan berbagai pihak.

Di tempat yang sama, usai pembukaan FGD, Pj. Bupati Buton mengatakan Pemkab Buton telah menandtangani MoU dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) Buton terkait pengembangan dunia usaha di Kabupaten Buton.
Basiran yakin Kadin dapat meningkatkan investasi yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
Hal itu diyakininya, sebab ketua Kadin Buton, LM Sumarlin dianggap mapan dalam usaha.

“Dalam waktu dekat akan menggunakan IKM dan mengembangkan olahan pakan ternak dengan mendatangkan dedak dari daerah tetangga. Itu tanpa menggunakan APBD,” kata Pj. Bupati Buton. (*)

