Panduanrakyat
Buton

Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad Hadiri Pesta Adat Kalawati di Wasambaa

PANDUANRAKYAT, BUTON-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton, Hariasi Salad SH menghadiri pesta adat tradisi masyarakat Wasambaa, Kecamatan Lasalimu. Pesta adat tahunan yang disebut Kalawati itu diselenggarakan di Baruga desa setempat, Sabtu (12/11/2022) malam.

Kader Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengapresiasi kegiatan budaya adat yang masih dipertahankan oleh masyarakat Wasambaa. Seperti ziarah ke puncak Siotapina.

Lanjut, ia menjelaskan mengingat tiap tahun peziarah di puncak Siotapina makin meningkat, maka pemerintah telah membuatkan akses jalan menuju pusat gerilya pahlawan nasional, La Karambau itu.

Dan rencananya, di tahun yang akan datang, pembuatan sarana jalan itu akan diperpanjang lagi oleh pihak Pemerintah Provinsi Sultra.

“Olehnya itu nanti pihak DPRD Buton akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Buton untuk melihat fasilitas apa lagi yang kurang untuk menunjang program pemeliharaan kebudayaan,” ucapnya di pelantara Baruga Desa Wasambaa, Sabtu (12/11/2022) malam

Sementara itu, Tokoh Adat Wasumba Sukana Eo, Safirudin menjelaskan Kalawati merupakan akhir dari acara tutura/ritual adat dari perjalanan yang di lakukan oleh masyarakat Desa Wasambaa, Wasuamba dan desa Labuandiri di puncak Siotapina beberapa waktu lalu.

Kata dia, Kalawati ini berasal dari bahasa Wasuamba yang memiliki arti sambut.

Sambut ini dimaksudkan orang yang tidak berziarah ke puncak Siotapina menyambut kepulangan mereka yang telah melakukan perjalanan dari puncak Siotapina.

” Acara kalawati ini adalah acara yang terakhir sesuai dari wasiat Oputa Yii Ko kepada masyarakat Wasuamba Sukana Eo (Wasambaa dan Wasuamba) dan Wasuamba Matana Eo ( Labuandiri) acara ini sudah di lakukan secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu namun tidak semegah sekarang ini, tidak adapengurangan maupun penambahan sedikit pun,” ucap dia di Baruga Desa Wasambaa.

“Kegiatan ritual adat ini di lakukan setelah menghadapi musim kemarau, jika kegiatan ritual ini tidak di lakukan para tokoh adat maka mereka merasa ada yang kurang dalam dirinya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, mewakili masyarakat Desa Wasambaa dan Wasuamba (Sukana Eo) berterima kasih pada pemerintah yang telah membangun infrastruktur jalan yang telah mencapi 10 KM menuju puncak Siotapina.

Sedangkan, Camat Lasalimu, La Ode Zahaba, mengucapkan permohonan maafnya karena Penjabat Bupati Buton, Basiran tidak sempat hadir karena satu dan lain hal.

“Saya selaku Camat Lasalimu turut bangga dan sangat menghargai apa yang telah di lakukan oleh masyarakat Wasumba Sukana Eo dalam acara ritual adat ini, apa lagi di Kecamatan Lasalimu ini ada sekitar 9 budaya warisan yang di titipkan oleh leluhur pada kita semua yang masih terjaga keasliannya sampai saat ini,” ucapnya saat membarikan sambutan di Baruga Desa Wasambaa.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan keapada anak cucu sesui dengan keasliannya.

“Apa lagi di Desa Wasambaa ini merupakan pesan dari Sultan Buton Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi  yang kini sudah di nobatkan menjadi pahlawan nasional,” tandasnya.

Peliput: Toni Armin Syah