PANDUANRAKYAT, BUTON- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton, Hariasi Salad, S.H memaparkan capaian kinerja selama tiga tahun memimpin lembaga legislatif di Kabupaten Buton sejak dilantik pada 2019 lalu.
Capaian kinerja yang disampaikan salah satunya meliputi pemasangan kWh gratis.
“Setelah saya jadi Ketua DPRD ,saya banyak ke lapangan, berkunjung ke desa-desa untuk medengarkan dan menyerap langsung aspirasi masyarakat dan di bahas bersama-sama teman-teman di DPRD untuk di masukan dalam program pemerintah daerah yang menjadi skala prioritas , dan salah satu program yg paling menonjol adalah program bantuan kWh gratis kepada masyarakat yang kurang mampu se-Kabupaten Buton dari Kapontori sampe Wabula, dan alhamdulilah berdasarkan data di Kabupaten Buton yang belum mendapatkan kWh gratis, tinggal kurang lebih 500 KK lagi,” ungkapnya.
HRS akronim nama Hariasi Salad itu menjelaskan program kWh gratis itu dicetuskan dikala dirinya terpilih menjadi ketua DPRD. Sebelumnya program tersebut belum pernah dilakukan.
Selain itu, program menonjol lainnya Ketua DPRD Buton yakni mempererat tali silaturahmi antar umat beragama denhan menjaga toleransi dan menjaga rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat.
Caranya dengan mendukung pembangunan Pura dan Gereja yang ada di Kabupaten Buton.
“Kemudian untuk menjaga toleransi umat beragama dan rasa keadilan, maka dengan adanya program bantuan rumah ibadah yakni Pura dan Gereja, alhamdulilah dari 6 Pura termasuk Gereja yang ada di Kabupaten Buton sudah mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buton. Jadi intinya baik program KWH gratis, Pura dan Gereja itu hanya baru sebagian kecil saja, dan itu baru salah satunya,” kata HRS.
Walau begitu, HRS mengakui bahwa, program ataupun pembangunan yang telah berhasil dilakukan dirinya selaku Ketua DPRD dan Anggota DPRD itu tidak terlepas dari kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat. Namun, jika tidak dibarengi dengan ketegasan dan komitmen yang kuat dalam mengawal kebijakan pemerintah, tentu hal itu tidak akan bisa dilaksanakan.
“Memang benar bahwa, hal itu juga tidak akan terjadi jika tidak ada kepedulian pemerintah daerah, tapikan seperti yang saya katakan sejak awal bahwa jika kita tidak tegas dan memiliki komitmen yang kuat untuk kepentingan masyarakat, maka hal itu tidak akan bisa terjadi, dan saya memang dari awal sejak dilantik sebagai Ketua DPRD pada 2019 lalu sudah bertekad akan berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan daerah, tidak hanya di daerah pemilihan saya, tetapi di 7 kecamatan di Kabupaten Buton,” papar Politisi Golkar Buton ini.
“Dan tentu sebagai manusia biasa,pasti lah jauh dari kata sempurna, namun dibalik ketidak sempurnaan itu saya akan tetap melakukan langkah-langkah konkrit untuk kepentingan masyarakat dan daerah Kabupaten Buton yang sama-sama kita cintai ini,” sambung HRS.
Lanjut, soal kesiapannya maju Pilkada Buton mendatang?. Dengan tegas HRS mengatakan dirinya sudah siap. Namun, HRS belum mau memaparkan lebih jauh apa langkah dan strategi yang akan dilakukannya nanti. Ia pun meyakini dirinya akan memenangkan pertarungan.
“Bicara siap, saya siap 1000 persen. Soal langkah seperti apa dan bagaimana strategi yang akan saya lakukan nanti untuk bisa menang, tentu itu nda bisa saya jelaskan di sini, tapi Insya Allah saya yakin bisa memanangkan Pilkada,” tegasnya.
Lalu, bagaimana dengan partai pengusung sebagai syarat maju dalam Pilkada?
Semua kembali kepada keputusan partai dalam hal ini DPP. Namun, saat ini sebagai kader Partai Golkar kata HRS, tentu memiliki tugas dan kewajiban untuk membesarkan partai sehinga dalam perhelatan demokrasi mendatang, tidak hanya menang di tingkat daerah tapi juga di tingkat pusat.
“Di dalam partai itukan ada mekanisme, tugas kami khususnya saya pribadi sebagai kader Golkar dalah bagaimana membesarkan partai, sehingga tidak hanya menang di tingkat daerah tapi juga tingkat pusat. Dan mengenai siapa nanti yang akan diusung sebagai calon bupati, semua kita kembalikan kepada DPP, dan saat DPP sudah menentukan siapa yang akan maju, maka semua kader wajib menerima dan mengikutinya,” papar Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Organisasi Partai Golkar Buton itu.
Kemudian lanjut HRS mengatakan, target Partai Golkar kedepan yaitu menang dalam Pemilu dan Pilkada 2024. Partai Golkar juga memberikan kebebasan kepada seluruh kader partai untuk bergerak dan melakukan langkah-langkah konkrit dalam memenangkan Pemilu dan Pilkada
“Dan harapan saya selaku kader Golkar semoga akan ada lagi kader- kader lain di Golkar yang ikut sama-sama membesarkan partai, karena Peemilu dan Pilkada semakin dekat. Sebagai kader Golkar harus sudah mulai jalan melakukan konsolidasi ke akar rumput dan mensosialisaikan semua program-program Golkar,” harapnya.
Apa saja program dari Partai Golkar?
Salah satu program unggulan Partai Golkar yang sampai sekarang masih berlanjut kata HRS, yaitu program bantuan rumah yang dianggarkan melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi V, Ir. Ridwan Bae di seluruh wilayah Sultra termaksud Kabupaten Buton yang sudah sekian tahun berjalan.
“Jadi ada 4 program pokok yang dikucurkan Bapak Ir. Ridwan Bae di Kabupaten Buton yaitu PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah), BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya), P3TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tana Guna Air Irigasi), dan program Revitalisasi Sekolah, serta masih banyak lagi program-program dari beliau,” ungkap Ketua Bapera Kabupaten Buton itu.
“Dan program tersebut dalam kurung waktu 4 tahun berjalan yakni 2019-2023 semua program itu sudah mencapai 50an milyar dan semua program tersebut terbangun dan sangat bermanfaat khususnya bagi masyarakat Kabupaten Buton, dan informasi yang saya dapat Kabupaten Buton masih akan mendapatkan program-program dari Pak Ridwan Bae,” sambung HRS.
Diakhir wawancara, HRS selaku kader Golkar kembali berharap kepada seluruh kader Golkar Kabupaten Buton untuk sama-sama turun ke lapangan dan melakukan langkah-langkah konkrit serta sosialisasi sehingga target menang Pemilu dan Pilkada bisa terwujud.
“Harapan saya selaku kader Golkar, untuk seluruh kader Golkar Kabupaten Buton untuk sama-sama turun ke lapangan, bersama-sama melakukan langkah-langkah konkrit dan melakukan sosialisai sehingga target menang Pemilu dan menang Pilkada bisa terwujud,” pungkasnya. (*)

