PANDUANRAKYAT, BUTON-Kabupaten Buton menjadi salah satu daerah yang mengalami inflasi tertinggi di Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai 6,8 persen.
Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin menjelaskan inflasi di Buton disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan Sembako di pasar. Seperti beras dan telur.
Lanjut, Seketaris Daerah Kabupaten Buton itu menjelaskan untuk menekan inflasi, Pemerintah Kabupaten Buton akan menyalurkan bantuan subsidi BBM dan menggelar pasar murah.
“Untuk dinas perikanan sudah di perintahkan mendata jumlah nelayan yang ada di Kabupaten Buton untuk segera diberikan bantuan subsidi BBM,” ungkapnya di halaman Kantor Desa Nambo saat menghadiri syukuran tahunan, Sabtu (24/12/2022).
“Sedangkan untuk menekan naiknya harga beras dan telur pemda buton telah mengintrusikan pada dinas perdagangan segerah melakukan pasar murah,” tambahnya.
Lanjut, ia menyebutkan, di Sultra, Kabupaten Buton berada diurutan ke-5 dari 17 Kabupaten/Kota.
Peliput: Toni Armin Syah

