PANDUANRAKYAT, BUTON-Pembina Yayasan Sultra Raya 2020, Ali Mazi melantik Prof. La Sara sebagai Rektor Institut Teknologi Kelautan (ITK) Buton.
Pelantikan berlangsung aula kampus Institut Teknologi Kelautan (ITK) Buton di Pasarwajo, Senin (7/11/2022).
Pelantikan ini dikemas dalam orientasi pengenalan kehidupan kampus dan pembentukan karakter mahasiswa baru (OPKK-PKMB) Institut Teknologi Kelautan (ITK) Buton tahun akademik 2022/2023.
Dalam pelantikan itu, sebanyak 85 mahasiswa diberi beasiswa sebanyak Rp 8.100.000 tiap orang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Beasiswa tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi secara simbolis kepada 10 mahasiswa.
Selain rangkaian serah terima beasiswa, dalam acara itu, Kampus ITK Buton mendapat bantuan CSR dari Bank Sultra sebagai kemitraan maju bersama Rp 200 juta.
Dalam sambutannya, Gubernur Ali Mazi menjelaskan sebagai Gubernur Sultra juga selaku Pembina Yayasan Sutra Raya 2020 menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada tamu undangan atas kesediaannya menghadiri acara ini, sesungguhnya acara ini sudah lama direncanakan tetapi baru dapat dilaksanakan pada kesempatan ini.
Beberapa saat yang lalu, baru saja mengikuti prosesi pelantikan Rektor dan pejabat lain di lingkup Institut Kelautan Buton, untuk itu Ali Mazi menyampaikan selamat atas pelantikannya semoga dapat sukses menjalankan amanah yang diberikan menjadikan ITK Buton sebagai lembaga pendidikan terkemuka dan menjadi pilar masa depan kemajuan pembangunan sektor kelautan dan perikanan untuk memajukan daerah dan bangsa.
Bahkan Ali Mazi bangga, ITK yang baru didirikan sudan dipimpin oleh seorang profesor.
“Ini sangat luar biasa. Pendirian istitute sudah dipimpin oleh profesor,” jelasnya.
Kata dia, hasil analisis potensi ekonomi sumber daya perikanan dan kelautan secara umum di Indonesia dan juga terdapat di Nusa Tenggara mencakup 11 sektor yaitu :
Perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi, sumber daya Wilayah pulau kecil, hutan mangrove, pariwisata bahari, berhubungan laut, industri dan jasa maritim, pertambangan dan energi dan non konvensional resources.
“Sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara Saya menaruh harapan besar kepada Rektor dan civitas akademik ITK Buton agar mengambil peran besar mengembangkan sumber daya Kelautan dan Perikanan terutama di daerah agar memberikan kontribusi besar dalam mengatasi masalah ekonomi sosial dan lingkungan khususnya di daerah ini melalui pengembangan sektor Kelautan dan Perikanan,” jelasnya.
Saya sangat yakin bahwa itk butuh secara perlahan dapat mewujudkan harapan besar ini Rektor dan segenap sekitar akademik ITK Buton harus bekerja sama saling mendukung memajukan IPK Buton secara internal dan bersama dengan stakeholder yang meliputi pemerintah daerah industri swasta lembaga masyarakat media dan masyarakat secara luas memajukan itk kebutuhan secara eksternal,” sambungnya.
Lanjut, Gubernur menegaskan civitas ITK Buton tak boleh diam harus mempunyai cita dan ambisi besar harus mempunyai pemikiran besar harus membangun jaringan komunikasi dan kerjasama yang luas dan efektif mempunyai pandangan jauh ke depan selalu optimis serta berani membuat terobosan baru dan bertindak rasional.
“Kita harus menciptakan image bahwa keunggulan ilmu-ilmu kelautan itu ada di Sultra kalau orang mau bicara teknologi pertanian maka datanglah ke Institut Pertanian Bogor kalau mau berbicara soal Teknologi perkapalan datanglah ke Institut Teknologi Surabaya kalau mau berbicara Teknik Sipil datanglah ke ITB dan apabila ingin mendalami ilmu kelautan secara utuh datanglah ke ITK Institut Teknologi Buton,” jelasnya.
Kata dia, perwujudan harapan besar ini menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di ITK Buton dan stakeholder lain untuk bekerjasama dalam mengembangkan sektor Kelautan dan Perikanan harapan masa depan tersebut dapat berupa alumni memperoleh lapangan kerja dengan mudah atau alumni dapat membangun usaha bermitra dengan perusahaan swasta yang telah maju atau alumni membuka lapangan kerja sendiri melibatkan tenaga kerja lain dalam usahanya.
Hadir dalam acara ini, sejumlah Pj Bupati dan Wali Kota Baubau, sejumlah pejabat Lingkup Pemprov Sultra Kapolres Buton dan Dandim Buton. (*)

