Panduanrakyat
Wakatobi

Bupati Haliana Dorong Produk Lokal Wakatobi Masuk E-Katalog

ketgam: Bupati Wakatobi, Haliana / Foto: Istimewa

PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong produk lokal unggulan daerah masuk ke e-Katalog.

Hal itu sebagaimana target pemerintah pusat, program ini merupakan peluang besar peningkatan ekonomi bagi masyarakat Wakatobi, khususnya bagi mereka yang memiliki produk-produk kerajinan serta UMKM.

Bupati Wakatobi, Haliana berharap pemerintah Kabupaten Wakatobi bisa memanfaatkan peluang tersebut, terlebih lagi beberapa waktu lalu produk UMKM Wakatobi mendapat pengakuan dan pujian dari Presiden Joko Widodo saat menghadari Rapat Kerja Nasional ( Rakornas) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) SUMMIT 2022 yang berlangsung 8- 10 Juni 2022 kemarin, kunjungan itu menjadi suatu sejarah bagi Kabupaten Wakatobi.

“Ini juga jadi indikator bahwa datangnya Presiden kemarin kesannya bagus, kembali lagi di buktikan bahwa Presiden dalam rapat kabinet justru salah satu arahannya adalah agar manyampaikan kepada menteri bahwa kita harus mencontoh Wakatobi dengan produk-produk yang telah bagus baik dari segi kemasan maupun kualitas-kualitasnya,” ujar dia Bupati Wakatobi Haliana saat ditemui Panduanrakyat.com di Parame, Jumat 24-06-2022.

Lanjut, ia menjelaskan untuk memanfaatkan peluang itu, ia berharap serta menginstruksikan kepada dinas terkait, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Tenaga Kerja bisa menyambut hal tersebut dengan langkah nyata.

“Sehingga nanti kita harus ada plan ke depan, rekan-rekan ini menjadi mitra daerah untuk bisa kita punya plan ke depan. Ini menjadi momentum baik untuk mengembangkan UMKM kita yang ada di kabupaten Wakatobi. Bahwa secara pengakuan Presiden sendiri mengakui tentang kualitas produk kita”, tambahnya.

Tidak hanya itu, menurut Haliana sebelumnya kendala belum berkembangnya produk UMKM Wakatobi disebabkan oleh faktor pemasaran, nah, untuk menjawab masalah tersebut, saat ini pemerintah telah menjamin pasar produk UMKM. Caranya dengan masuk pasar e-Katalog.

Namun untuk masuk ke aplikasi itu, terlebih dahulu harus melengkapi sejumlah persyaratan.

Untuk itu, Bupati menghimbau kepada dinas terkait agar bergerak cepat mendata semua produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Wakatobi atau produk-produk lokal Kabupaten Wakatobi untuk segera di daftar di e-Katalog.

“Yang menjadi masalah sekarang tentang bagaimana pasar kita, pasar ini dengan kebijakan Presiden juga terkait dengan komponen produk dalam Negeri yang di syaratkan oleh Presiden bahwa di belanja tataran lembaga, Provinsi, Kota maupun Kabupaten harus 40%. Ini juga menjadi plan produk Wakatobi, sehingga dinas terkait ini harus cenderung harus lebih cepat semua produk-produk UMKM kita ini di list, di daftarkan se sempurna mungkin, kemudian ini juga harus di upload dalam aplikasi e-katalog, supaya ini bisa masuk dan itu bisa menjadi peluang kita juga untuk di beli atau menjadi peluang pasar di era digital,” jelasnya.

“Syaratnya itu harus di e-katolog minimal e-katalog lokal. Kalau kemudian itu bisa kita maksimalkan dalam belanja kita minimal belanja dari daerah lain bisa mensasar atau membeli produk-produk kita ketersediaan di katolog ini menjadi pasar yang luar biasa karena ini otomatis akan mensasar di seluruh daerah di Indonesia. Ini harus di sambut baik, UMKM juga harus bisa membuktikan, kesan bagus dari bapak Presiden tadi ini juga harus di buktikan dengan kualitas baik kemasannya maupun konten produknya. Sehingga kita di pengembangan daerah atau UMKM termasuk di program-program pelatihan di masing-masing OPD atau program unggulan kita One Island One School harus betul-betul di efektifkan untuk mendampingi umkm kita untuk menuju terwujudnya kualitas produk yang baik”, tuturnya.

Peliput: Ika Fitriani