Panduanrakyat
Metropolitan

BPJT Kementerian PU, Hilirisasi Aspal Buton Perkuat Kemandirian Material Konstruksi Jalan Nasional

PANDUANRAKYAT, KARAWANG- Groundbreaking pengembangan fasilitas produksi hilirisasi Aspal Buton (Asbuton) resmi dilaksanakan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (29/4), sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketersediaan material konstruksi dalam negeri untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan jalan tol di Indonesia.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II yang dipusatkan di Cilacap, Jawa Tengah, dan dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Pelaksanaan kegiatan di Karawang menjadi salah satu bagian dari agenda nasional tersebut, khususnya melalui pengembangan ekosistem dan fasilitas produksi Aspal Buton sebagai material strategis pendukung pembangunan infrastruktur. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PU, Wilan Oktavian, turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan industri konstruksi nasional.

Aspal Buton merupakan sumber daya alam nasional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas sebagai alternatif material konstruksi jalan. Pengembangan hilirisasi Asbuton diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri, meningkatkan efisiensi, serta mendukung keberlanjutan pembangunan jalan dan jalan tol di Indonesia.

Pengembangan hilirisasi Asbuton merupakan langkah penting dalam mewujudkan kemandirian material konstruksi nasional. Ketersediaan Aspal Buton sebagai material dalam negeri akan memberikan dampak bagi industri jalan tol, baik dari sisi efisiensi biaya konstruksi maupun keberlanjutan rantai pasok.

BPJT mendukung pengembangan ekosistem Asbuton sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam menghadirkan infrastruktur jalan tol yang berpijak pada kekuatan sumber daya nasional. Namun perlu digaris bawahi, penerapannya harus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan seluruh aspek secara menyeluruh, mulai dari kesiapan teknologi, standar kualitas, kapasitas produksi, hingga kesesuaian spesifikasi teknis di lapangan, sehingga pemanfaatan Asbuton benar-benar dapat berjalan optimal dan memberikan hasil maksimal bagi pembangunan infrastruktur Indonesia.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Wilan Oktavian, menyampaikan “BPJT akan melaksanakan pilot project 
pengimplementasian Asbuton di jalan tol Pemalang – Batang bekerja sama dengan BUJT PT Pemalang – Batang Toll Road dalam waktu dekat.”

Dalam konteks penyelenggaraan jalan tol, ketersediaan material konstruksi yang berkualitas, kompetitif, dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung layanan jalan tol yang andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Sinergi antar pemerintah,BUMN, pelaku industri, dan para pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi serta peningkatan kapasitas produksi nasional, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah akan terus mendukung terciptanya ekosistem infrastruktur yang efisien, tangguh, dan berdaya saing melalui kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan produk dalam negeri.(BPJT/ Mhn/Gr)

Sumber: bpjt.pu.go.id