Panduanrakyat
Baubau

Khalifatur Aflah Mahasiswa UPN Yogyakarta Asal Baubau Wakili Indonesia di Kompetisi WorldMUN Taiwan

PANDUANRAKYAT, BAUBAU-Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Khalifatur Aflah mewakili Indonesia dalam kompetisi Harvard World Model United Nations (WorldMUN) 2024.

Acara tersebut berlangsung salam 8 hari. Terhitung dari tanggal 8 – 16 Oktober 2024 di Taipei International Convention Center (TICC), Taipei, Taiwan

Berbagai isu global dibahas dalam forum ini.

Khalifatur Aflah sapaan akrab Alif ini mewakili Indonesia dalam forum debat cara penanggulangan krisis kemanusiaan dan pengungsi di daerah konflik Timur Tengah dan Ukraina.

Anak pertama dari pasangan Rasyid dan Hj. Amlia ini menyampaikan rasa bangganya dapat mewakili Indonesia di kancah internasional. Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

“Hal ini menjadi pengalaman istimewa bagi saya karena bisa bersaing di kancah internasional dengan ratusan delegasi dari negara lainnya,” Tandasnya.

Diketahui, Harvard World Model United Nations (WorldMUN) adalah konferensi tahunan Model Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diselenggarakan oleh Universitas Harvard. 

WorldMUN merupakan salah satu konferensi MUN internasional yang paling bergengsi. 

WorldMUN merupakan ajang kompetitif yang bertujuan untuk: 

1.Meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti kepemimpinan, pemecahan masalah, berpikir kritis, dan diplomasi

2.Membangun semangat kompetitif mahasiswa

3.Membentuk relasi internasional yang luas


WorldMUN diikuti oleh ribuan mahasiswa dari lebih dari 110 negara setiap tahunnya. Konferensi ini berpindah ke kota baru setiap tahunnya. 

MUN merupakan simulasi konferensi PBB yang melibatkan siswa atau mahasiswa dalam peran delegasi dari negara-negara anggota PBB atau organisasi internasional lainnya. MUN bertujuan untuk mengembangkan pemahaman siswa yang lebih dalam tentang isu-isu dunia terkini dan politik dunia. (*)