PANDUANRAKYAT, JAKARTA- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) merapat menyerahkan rekomendasi pengusungan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Alvin Akawijaya Putra SH dan Syarifudin Saafa, ST.,MM pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton 2024.
Rekomendasi diserahkan langsung oleh Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar di kediaman ketua DPW Partai NasDem di Jakarta, Rabu (14/8/2024) malam.
Dengan bergabungnya Gerindra ini, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Alvin Akawijaya Putra SH dan Syarifudin Saafa, ST.,MM nampak didukung sebanyak tiga partai politik.
Ketiga partai itu yakni NasDem, PKS, dan Gerindra. Jika digabungkan, kedua pasangan itu telah mengantongi 7 kursi. Masing-masing, NasDem 2 kursi. PKS, 3 dan Gerindra 2.
Peluang bertambahnya koalisi NasDem masih tebuka lebar. Masih ada waktu 12 hari lagi KPU buka pendaftaran. Tepatnya tanggal 27- 29 Agustus 2024.
Amatan, figur bakal pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Buton terlihat ada tujuh pasang.
Diantaranya bakal pasangan calon (Bapaslon) Syaraswati Samiun – Rasyid Mangura. Bapaslon Syaraswati ini melalui jalur Independen. Syarat pasangan ini, KPU Buton sudah melakukan verifikasi. Hasilnya memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan calon.
Sedangkan bakal calon lewat jalur Partai, ada La Bakry sebagai bakal calon Bupati Buton berpasangan dengan Aris Marwan Saputra dengan akronim Berkawan.
Keduanya akan mengendarai partai Golkar dan Demokrat. Dengan total 7 kursi.
Selain itu ada juga sejumlah bakal calon mencuat. Diantaranya bakal pasangan calon Dr. H. Bere Ali, M.Si dan LM. Sumarlin B. Dengan akronim Berlian.
Lalu, H. La Ode Naane dan H. Akalim dengan akronim NA.
Tak cukup disitu, ada juga Pasangan Calon Basiran dan La Ode Rafiun. Serta bakal calon Bupati Buton, H. La Ode Ruslan B,SE. MM.
Gerindra merapat dukung Alvin dan Syarifudin, akankah kurangi jatah koalisi bakal calon lain?
Dengan bergabungnya Gerindra bersama Koalisi NasDem dan PKS, pasangan Alvin dan Syarifudin telah memborong 7 kursi.
Begitu pun dengan Pasangan La Bakry dan Wawan, Koalisi Golkar Demokrat juga mengantongi 7 kursi.
Dua pasang calon ini sudah mengoleksi 14 kursi. Sehingga tersisa 11 kursi lagi. Ini akan diperbutkan 4 bakal pasangan calon.
Masing-masing, Dr. H. Bere Ali, M.Si dan LM. Sumarlin B. Dengan akronim Berlian. Lalu, H. La Ode Naane dan H. Akalim dengan akronim NA.
Tentu pasangan Calon Basiran dan La Ode Rafiun. Serta calon Bupati Buton, H. La Ode Ruslan B,SE. MM.
Total kursi di Buton sebanyak 25. Artinya setiap pasangan calon wajib mengantongi 5 kursi.
Nah, jika dirinci, 11 kursi tersisa ini, PDI-P dua kursi. PKB dua kursi, PPP dua kursi, PAN tiga kursi, PKN satu kursi dan Perindo satu kursi.
Namun, ketika ditilik, PKN nampak tak akan memberikan kursi kepada bakal calon lain, secara emosional mereka akan mendukung pasangan calon Syaraswati Samiun – Rasyid Mangura melalui jalur Independen.
Sedangkan kiblat PAN diprediksi mengarah kepada, La Ode Rafiun. Ini sinkron dengan jabatan yang diembannya sebagai ketua PAN Buton. Akankah La Ode Rafiun bersikukuh maju bakal calon atau akan mengarahkan PAN memperkuat bakal calon pasangan lain. ?
Disisi lain, PDI-P telah memberi dukungan KWK kepada Pasangan H. La Ode Naane dan H. Akalim. Ini artinya La Naane dan Akalim akan memiliki modal dua kursi untuk merangsang partai lain berkoalisi.
Dengan begitu, saat ini terlihat tersisa 5 kursi lagi dari PKB, PPP dan Perindo yang akan menjadi partai rebutan untuk berkoalisi. (*)

