BAUBAU, PANDUANRAKYAT.COM – Lembaga Survei Media Track dan Strategi merilis hasil survey untuk pemilihan Wali Kota (Pilwali) dan Wakil Wali Kota Baubau periode 2024-2029.
Berdasarkan survey itu, bakal calon (Balon) Wali Kota Baubau, Yulia Rahman atau akrab disebut Lia Umar Samiun dinyatakan unggul dalam Pilwali Baubau 27 November 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkan Direktur Lembaga survey Media Track dan Strategi, Wimbo Widianto saat melakukan konfrensi pers disalah satu gerai kopi, di Kota Baubau, Sultra, Jum’at 09 Agustus 2024.

Ia menyebut, pihaknya melaksanakan survey mulai 01 Agustus sampai 06 Agustus 2024 dengan metode multystage stratified random sampling dengan jumlah korespon sebanyak 440 responden yang berusia 17 tahun ke atas, sudah menikah dan mempunyai hak pilih di Kota Baubau. Wawancara koresponden dilakukan secara tatap muka menggunakan e-kuisioner.
Wimbo memaparkan Lia Umar Samiun unggul disejumlah hal diantaranya uji dukungan balon. Lia meraih nilai sebesar 15,7% dibanding balon lain seperti La Ode Mustari yang memperoleh nilai 13,9%. Yusran Fahim 13,0%. La Ode Ahmad Monianse 12,3% serta Ari Rahardja 4,3%.
Diuji dukungan sejumlah nama calon Wali Kota Baubau, Lia Umar Samiun juga teratas dengan perolehan 21,6%, disusul Mustari 20,5%, Yusran Fahim 16,5% serta Monianse 15,9% dan Ari 7,7%. Lia Umar Samiun memiliki nilai tinggi dari sejumlah aspek seperti ikut pilihan orang lain (Keluarga, teman, atasan, tokoh masyarakat), intensitas/tingkat seringnya tampil di publik (Pertemuan, berita, iklan), isu yang diangkat bisa menjawab persoalan di Kota Baubau saat ini, kemampuan dalam memecahkan masalah, kepribadian (Sikap jujur, sederhana, dekat dengan rakyat, bersih dari korupsi, tegas dan pintar).

Dari uji beberapa calon Wali Kota, Lia Umar Samiun tetap tertinggi dengan perolehan 27,5% unggul dari Mustari yang hanya 26,4%, Monianse 19,5% serta Ari Rahardja 9,3%.
Wimbo dalam surveynya juga menerangkan aspek-aspek yang berpengaruh terhadap dukungan calon Wali Kota diantaranya koresponden setuju bila Wali Kota Baubau mendatang bukan berasal dari Kota Baubau atau putra daerah dengan presentase sebesar 55,5% serta koresponden yang setuju jika Wali Kota berasal dari suku yang berbeda yakni sebesar 68,4% yang menyatakan bersedia.
Dalam survey ini juga memaparkan bila Pilwali Baubau hanya satu pasang calon saja korespon menunjukan angka kurang suka sebesar 31,6% dan angka tidak suka sama sekali sebesar 30,5%. Survey juga menunjukan bila calon Wali Kota melalui jalur indepen tidak akan mempengaruhi angka partisipasi pemilih sebesar 69,8%.
Reporter : Ardilan

