PANDUANRAKYAT, BUTON-Tim SAR gabungan hingga hari kelima belum menemukan La Epo (43)
Warga Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton yang dilaporkan hilang saat melaut disekitar perairan Lasalimu beberapa waktu lalu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan pada pencarian hari kelima pihaknya membagi tim menjadi dua SRU (SAR Rescue Unit).
Tim satu menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan 5 longboat menyisir disekitar Last Known Position (LKP) dengan luas area pencarian sekitar 40 NM² hingga bibir pantai.
Sedangkan tim dua menggunakan 8 longboat menyisir sebelah utara LKP dengan luas area pencarian sekitar 40 NM² hingga bibir pantai.
Dia menyatakan bahwa upaya pencarian yang dilakukan hingga memasuki pukul 18.00 Wita, Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil Nihil.
“Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 06.30 Wita,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/8/2023).
Diketahui peristiwa itu bermula pada tanggal 1 Agustus 2023 pukul 04.00 Wita korban bersama 5 orang rekannya dengan menggunakan masing-masing longboat pergi melaut mencari ikan diperairan Lasalimu dengan jarak sekitar 8 NM Arah timur Lasalimu.
Hingga pukul 12.00 Wita pada saat rekan-rekan korban kembali, diketahui korban tidak terlihat sehingga diputuskan untuk kembali mencari korban.
Pada pukul 13.30 Wita salah seorang keluarga korban yang berusaha menghubungi korban melalui telepon genggam berhasil diangkat namun yang mengangkat adalah warga Desa Kioko Buton Utara yang menginformasikan menemukan longboat korban disekitar perairan Desa kioko dalam keadaan kosong hanya ditemukan telepon genggam dan pancing milik korban. (Gus)

