Panduanrakyat
Advertorial Buton

Aspal Buton Ditinjau Menteri dan Didukung Gubernur, Bupati Alvin: Kita Hidupkan Kembali dan Kita Kawal

PANDUAN RAKYAT, BUTON- Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, S.H. turut mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Dody Hanggodo, MPE., dalam kunjungan kerja meninjau sejumlah proyek strategis nasional di wilayah Kepulauan Buton, pada Minggu, 13 Juli 2025.

Salah satu titik yang dikunjungi adalah lokasi rencana pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Buton dan Muna yang terletak di Kelurahan Palabusa, Kota Baubau. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam mendorong percepatan konektivitas antarwilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.



Setelah meninjau Palabusa, rombongan melanjutkan agenda ke Desa Sundala, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, untuk melihat langsung potensi tambang aspal alam Buton sebagai bahan konstruksi unggulan nasional.

Di Suandala, Rombongan berkunjung di PT Kartika Prima Abadi (KPA).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ir. Ridwan Bae, Anggota Komisi XIII DPR RI H. Ali Mazi, S.H., Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, S.E., Bupati Buton Selatan H. Muh. Adios, S.Sos., Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. serta Wakil Wali Kota Baubau Ir. Hamsina Bolu, M.Sc.,



Menteri PU turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, S.T., M.T.

Bupati Buton menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan ini, dan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat dan dukungan pemprov menjadi momentum penting bagi Kabupaten Buton untuk bangkit dan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional.

“Aspal Buton adalah aset bangsa yang sudah seharusnya dimanfaatkan secara nasional dan berkelanjutan. Dengan kehadiran Menteri PU hari ini dan dukungan penuh dari Gubernur, Insyaa Allah potensi ini akan kita hidupkan kembali dan akan kita kawal” ujar Bupati Alvin.



Bupati Alvin menambahkan, proyek pembangunan Jembatan Buton–Muna dan pengembangan aspal alam Lawele adalah dua simpul penting yang bisa menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan kepulauan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan realisasi proyek-proyek besar yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tenggara, khususnya wilayah Kepulauan Buton. (*)