Panduanrakyat
Baubau

Gelar Musancab, PDIP Baubau Mulai Persiapan Memburu Kekuasaan Mendatang

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat Kecamatan dalam rangka persiapan memburu kekuasaan politik pada Pemilu ditahun 2029 dan Pilkada 2031 disalah satu hotel, Selasa 19 Mei.

Hadir dalam Musancab, Sekretaris DPD PDIP Sultra, Hasrat Haji Nabi bersama jajarannya, Ketua DPRD Baubau yang juga Ketua Golkar Baubau, Ardin Djufri, Ketua Hanura Baubau, Noor Gemilang Siradja, Sekretaris Daerah (Sekda) Baubau, La Ode Darus Salam mewakili Wali Kota, Yusran Fahim, serta unsur pimpinan TNI/Polri.

Ketua Panitia Musancab, Muhammad Yumardin Haeruddin mengungkapkan Musancab digelar menindaklanjuti perintah partai dalam upaya mewujudkan penguatan partai menghadapi situasi politik. PDIP juga menjadi partai pertama yang melakukan Musancab pasca Pemilu nasional dua tahun lalu.

“Kami sadari bahwa secara politik di nasional kami tidak berada dalam posisi kekuasaan sehingga penting bagi PDI perjuangan melakukan restrukturisasi PAC dan ranting untuk menjadi garda terpenting partai ini,” ucap Anggota DPRD Baubau itu.

Ketua PDIP Baubau itu juga menyampaikan pesan penting untuk kader melalui Musancab diantaranya kader PDIP yang direkrut harus mampu membaur di tengah masyarakat, untuk membantu kepentingan masyarakat terkhusus masyarakat kecil, serta mengawal program pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah.

Yumardin mengaku melalui momentum Musancab ini pihaknya menargetkan capaian politik ke depan berupa penambahan raihan kursi di DPRD Baubau. Ia juga secara terang-terangan menyampai pesan tersirat melalui guyonan kepada beberapa pimpinan partai politik yang hadir seperti Partai Golkar, dan Hanura untuk bergandeng tangan menghadapi Pilkada 2031 nanti menantang partai penguasa di Baubau saat ini.

“Kami tidak dalam posisi oposisi, memang ketua umum berpesan antara kita tidak ada sistem oposisi. Sehingga itu bentuk penyampaian penyeimbangan. Sebagai warning (Peringatan) kepada semua pihak bahwa PDI Perjuangan ada di tengah-tengah masyarakat untuk mengawal kebijakan pemerintah. Maka itu baik, kita akan dukung. Jika itu keliru, kita akan kritisi. Kita juga berharap kader PDI Perjuangan diterima masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Sultra, Hasrat Haji Nabi mewakili Ketua DPD PDIP Sultra, Lukman Abunawas membuka secara resmi Musancab tingkat Kecamatan yang digelar DPC PDIP Baubau.

Ia pun memuji kelengkapan pengurus yang siap direkrut. Diakuinya, ini merupakan kali pertama ia membuka Musancab dengan pengurus tingkat kecamatan yang lengkap. Hal itu menunjukan kesolidan kader yang terbilang luar biasa untuk PDIP Baubau.

“Tahapan pemilu sudah berjalan di awal tahun 2027, target kita dengan segera membenahi mesin politik kita sekarang maka kita akan mempunyai ruang yang luar biasa untuk menyongsong Pemilu 2029. Karena kemenangan itu untuk yang siap dan solid,” ungkapnya.

Ia juga berharap dengan perombakan pengurus mulai dari unsur pimpinan DPC, PAC, dan ranting yang kini diisi oleh generasi milenial dan generazi Z, PDIP semakin menjadi partai yang mampu memenuhi kepentingan masyarakat. Buktinya, di Sultra, PDIP berhasil melahirkan tujuh kader sebagai Ketua DPRD dan tujuh kader sebagai Wakil Ketua DPRD misalnya di Kabupaten Buton, Buton Tengah, Muna Barat, Kota Baubau.

Ditempat sama, Sekda Baubau, La Ode Darus Salam mewakili Wali Kota memberikan apresiasi untuk pelaksanaan Musancab PDIP Baubau. Momen itu bukan sekedar seremonial namun menjadi semangat untuk mewujudkan nilai-nilai perjuangan untuk masyarakat. Ia pun berharap PDIP menjadi mitra Pemkot Baubau dalam mengawal roda pemerintahan.

Reporter : Ardilan