Panduanrakyat
Advertorial

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse Tutup Lomba Fashion Tenun Festival 2023

PANDUANRAKYAT, BAUBAU- Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse secara resmi menutup lomba fashion tenun festival 2023, di Lippo Plaza Buton, Kamis (27/7/2023) sore.

Pagelaran Fashion Tenun ini adalah sebagai upaya eksplorasi ekonomis sehingga keberadaan tenunan Buton tak tergantikan dengan kain hasil industri lain. Untuk melestarikan tenun daerah dan memenuhi permintaan pasar, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) menyelenggarakan Baubau Fashion Tenun Festival 2023.

Kegiatan itu sekaligus sebagai upaya agar dapat terus menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap karya daerah sendiri.

Ahmad Monianse menyampaikan, apresiasi atas kerja keras semua pihak sehingga terlaksananya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini tentu sangat memberikan manfaat yang besar buat prospek tenun di Kota Baubau,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Lanjutnya, kegiatan tersebut menjadi ajang belajar, mengasah inovasi dan menjadi Inspirasi atas karya pengembangan produk tenun terkhusus di Kota Baubau.

“Dari sekian peserta yang mengikuti fashion show ini sudah menampilkan banyak corak. Masing-masing banyak belajar dan menginspirasi,” ungkapnya.

Ahmad Monianse percaya setelah acara tersebut berakhir akan menghasilkan persilangan dan produk Inovasi yang luar biasa.

Pemkot Baubau, kata Ahmad Monianse, sangat berharap kegiatan ini akan terus berkesinambungan.

Sehingga, pengrajian dan para penenun akan terus berinovasi melahirkan hasil tenunan yang tidak hanya digemari oleh masyarakat Baubau tapi juga akan menjadi dambaan dari seluruh masyarakat Indonesia bahkan mancanegara.

“Dengan kearifan dari masyarakat Baubau maka tenun atau Bhia Wolio juga bisa mendunia. Apalagi, selama ini dipandu oleh perancang nasional yang selalu memberikan perhatian kepada Kota Baubau. Ini menjadi cara untuk belajar dan memanfaatkan kapasitas mereka semua agar bisa tumbuh dan berkembang untuk Kota Baubau,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, menegaskan, Fashion Tenun Festival 2023 tersebut sejalan dengan semangat Pemkot yang ingin mengangkat nilainilai budaya lokal dan warisan leluhur masyarakat Buton. Itu diwujudkan dengan upaya Pemkot Baubau dalam program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas motif tenunan daerah khas Baubau sebagai salah satu produk unggulan daerah yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Semoga Baubau Fashion Tenun Festival 2023 akan memberikan nuansa baru bagi pengembangan motif tenunan daerah, khususnya Kota Baubau dan juga menjadi ajang pengembangan serta pengenalan dunia fashion lokal Indonesia di daerah ini. Selain itu, dapat mendorong tumbuh kembangnya para pelaku industri tenun serta menghasilkan karya seni desain, motif dan kualitas yang memiliki nilai jual bersaing,” kata La Ode Ahmad Monianse, kemarin.

Menurut Baubau-1 itu, saat ini perkembangan dunia fashion semakin tren, searah dengan berkembangnya kesadaran masyarakat yang sudah mengarah pada pemenuhan gaya hidup dalam berbusana (life style). Disamping itu, tenun Buton juga menjadi identitas diri sosial, agama dan ritual.

“Semua pekerjaan menenun dilakukan oleh para wanita untuk memenuhi kebutuhan sandang keluaga. Selain itu tenun digunakan untuk keperluan upacara adat, seperti perkawinan, acara adat lainnya, busana kerja dan pakaian seharihari,” tandas La Ode Ahmad Monianse. (*)