PANDUANRAKYAT, BUTON-Bencana banjir kembali melanda Desa Lasembangi, Kabupaten Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (28/1/2023).
Desa langganan banjir itu disebabkan karena guyuran hujan. Akibatnya, sungai di desa itu airnya meluap sehingga membuat banjir dan merendam pemukiman penduduk.
Pada pukul 14:00 WITA, khusus di Dusun Ponda, ketingian air ditaksir mencapai satu meter. Namun pada pukul 18:30 WITA, air berangsur surut hingga 50 CM.
Akibat luapan air sungai tersebut mengakibatkan dua fasilitas umum direndam banjir, yaitu SD Negeri 76 Buton Dan SMP Negeri 33 Buton.
Tak hanya sekolah, tercatat 15 unit rumah penduduk ikut terendam banjir. Masing-masing, tersebar di dua dusun. Dusun Lasembangi 4 dan Dusun Ponda 11 buah rumah.
Kepala Desa (Kades) Lasembangi, Sabaparta, S.Pd menghimbau warga agar mewaspadai banjir susulan mengingat hujan masih terus mengguyur desa setempat.
Sapaan akrab Saba itu sengaja mengeluarkan himbauan mengingat buaya kerap terlihat di Desa Lasembangi.
“Apa lagi di malam hari binatang buas buaya sering memangsa ternak masyarakat jika ada banjir begini,” ujar dia saat ditemui dikediamannya, Desa Lasembangi, Sabtu (28/1/2023).
Sementara itu, di tempat yang berbeda salah seorang warga, Iwan menjelaskan banjir ini merupakan yang kedua kalinya di awal tahun 2023.
Akibat banjir, dipastikan banyak para petani mengalami kerugian. Sebab, para petani sudah mulai menghambur bibit tanaman.
“Banyak bibit para petani yang terendam dan itu akan berdampak kerugian bagi petai karena bibit yang di habur terbawa banjir dan terendam mengakibatkan kurang tumbuh” ujar dia di kediamannya.
Peliput: Toni Armin Syah

