PANDUANRAKYAT, BUTON-Bupati Buton, La Bakry menjelaskan perluasan pelabuhan di Desa Nambo, Kecamatan Lasalimu diperkirakan akan menyerap anggaran hingga Rp 700 miliar.
Keberadaan pelabuhan ini akan dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat aspal.
La Bakry menjelaskan anggaran Rp 700 miliar itu berdasarkan hitungan Kementerian Perhubungan saat rapat via zoom di Takawa lalu.
Dimana pihak Kementrian Perhubungan menjelaskan untuk Pelabuhan Lawele di Desa Nambo membutuhkan nilai investasi sekitar Rp 700 miliar.
“Tetapi perlu kita melihat jika nanti perluasan itu di lakukan bukan hanya satu atau dua tongkang yang sandar tetapi bisa lima atau enam tongkang sekali gus sandar untuk memuat Aspal Buton dan itu bisa mencapai puluhan triliun pertahun yang beredar untuk melakukan pemuatan aspal di Buton,”jelas dia saat di temui Panduanrakyat.com di Baruga Desa Lawele usai penyerahan Dokumen APL Desa Lawele kemarin.
Lanjut, ia menjelaskan pelabuhan Nambo memang harus dilakukan pelebaran guna kepentingan pemuatan aspal, sebab bongkar muat aspal tidak hanya melayani aspal yang ada di Kecamatan Lasalimu, melainkan juga aspal yang ada di Pasarwajo akan di bawah ke Pelabuhan Nambo.
“Nantinya juga bagi tambang yang ada di Kabungka akan melakukan pemuatan di pelabuhan tersebut karena sudah ada peraturan yang melarang untuk pemutan hasil pertambangan di larang melintasi perkotaan,” tuturnya.
Labih lanjut, ia menjelaskan terkait perluasan pelabuhan itu, beberapa kementerian sudah melakukan peninjauan.
“Kenapa dari kementrian itu menyebutnya pelabuhan Lawele bukan pelabuhan Nambo karena yang terdaftar sejak dulu di kementrian itu adalah pelabuhan Lawele bukan Pelabuhan Nambo,” jelasnya.
“Ini semua dari kementerian setelah kita melakukan rapat kooardinasi di kompleks perkantoran di Takawa sebelum mereka berkunjung bersama Kesahabandaran Pelabuhan Baubau, tetapi dari saya pripadi yang terpenting itu segera dibangun secepatnya agar aktivitas masyarakat di sana bisa meningkat, karena sebelumnya itu adalah pelabuhan pengumpan Lawele,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, kata dia, sebagai bentuk keseriusan, Yudi Purbangka pihak kementrian koordinator kemaritiman sudah dua kali berkunjung di Buton untuk perluasan area Pelabuhan Lawele.
Peliput:Toni Armin Syah

